ikin12

Hidup Rukun Beragama di Indonesia

Posted on: Januari 23, 2015

Wadah kerukunan kehidupan beragama.Pada awalnya wadah tersebut diberi nama Konsultasi Antar Umat Beragama, kemudian berubah menjadi Musyawarah Antar Umat Beragama. Ada tiga kerukunan umat beragama,yaitu sebagai berikut:1. Kerukunan antar umat beragama.2. Kerukunan intern umat beragama.3. Kerukunan umat beragama dengan pemerintah.Usaha memelihara kesinambungan pembangunan nasional dilakukan antara lain:1. Menumbuhkan kesadaran beragama.2. Menumbuhkan kesadaran rasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap Pancasila danUUD 1945.3. Menanamkan kesadaran untuk saling memahami kepentingan agama masing-masing.4. Mencapai masyarakat Pancasila yang agamis dan masyarakat beragama Pancasialis.Usaha tersebut pada prinsipnya:a. Tidak mencampuradukan aqidah dengan bukan aqidah. b. Pertumbuhan dan kesemarakan tidak menimbulkan perbenturan.c. Yang dirukunkan adalah warga negara yang berbeda agama, bukan aqidah dan ajaranagama.
 b. Kenapa terjadi perpecahan kerukunan hidup antar umat beragama!Terjadinya perpecahan kerukunan hidup antar umat beragama dikarenakan ada beberapahal yang tidak terlaksana di Indonesia ini antara lain:a.
 
Manusia Indonesia satu bangsa, hidup dalam satu negara, satu ideologi Pancasila. Inisebagai titik tolak pembangunan yang tidak tercapai didalam kehidupan masyarakatIndonesia. b. Berbeda suku, adat dan agama saling memperkokoh persatuan ini sering terjadi perbedaan dan perpecah belahan sehingga timbul suatu perselisihan.c. Kerukunan menjamin stabilitas sosial sebagai syarat mutlak pembangunan tetapidikalangan masyarakat kita stabilitas ini tidak terlaksana di dalam pemerintahan sekarangini sehingga antara masyarakat kecil dan kalangan masyarakat atas saling berselisih.d. Ketidak rukunan menimbulkan bentrok dan perang agama, mengancam kelangsunganhidup bangsa dan negara.e. Kebebasan beragama merupakan beban dan tanggungjawab untuk memeliharaketentraman masyarakat tetapi di indonesia sering terjadi suatu paksaan dalam halmemeluk agama.c. Bagaimana terjadinya perselisihan kerukunan intern umat beragama!Terjadinya perselisihan kerukunan intern umat beragama ini karena ada dua halyang sering diabaikan oleh para pemeluk agama yang ada di Indonesia diantaranya sebagai berikut:a.
 
Pertentangan di antara pemuka agama yang bersifat pribadi jangan mengakibatkan perpecahan di antara pengikutnya. b.
 
Persoalan intern umat beragama dapat diselesaikan dengan semangat kerukunan atautenggang rasa dan kekeluargaan.Jika dua hal tersebut terlaksana maka kerukunan hidup intern umat beragama akan berjalandengan rukun dan tidak timbul perselisihan antar umat beragama yang menimbulkan teror-teror seperti yang terjadi sekarang ini. Hal ini juga diatur dalam undang-undang dan peraturan-peraturan sebagai berikut:a. Keputusan Menteri Agama No.70 tahun 1978 tentang pensyiaran agama sebagai rule ofgame bagi pensyiaran dan pengembangan agama untuk menciptakan kerukunan hidupantar umat beragama. b. Pemerintah memberi perintah pedoman dan melindungi kebebasan memeluk agama danmelakukan ibadah menurut agamanya masing-masing.
c. Keputusan Bersama Mendagri dan Menag No.l tahun 1979 tentang tata cara pelaksanaan pensyiaran agama dan bantuan luar negeri bagi lembaga keagamaan di Indonesia.d. Bagaimana terjadinya perselisihan antar umat beragama dan pemerintah!Seharusnya antara umat beragama dengan pemerintah harus saling mengisi antarasatu dengan yang lain. Tetapi di negara ini hal-hal berikut ini sering diabaikan sehinggaterjadi salah paham antara umat beragama dengan pemerintah.a. Semua pihak menyadari kedudukannya masing-masing sebagai komponen orde barudalam menegakkan kehidupan berbangsa dan bernegara. b. Antara pemerintah dengan umat beragama ditemukan apa yang saling diharapkanuntuk dilaksanakan.c. Pemerintah mengharapkan tiga prioritas, umat beragama, diharapkan partisipasi aktifdan positif dalam:1) Pemantapan ideologi Pancasila;2) Pemantapan stabilitas dan ketahanan nasional;3) Suksesnya pembangunan nasional;4) Pelaksanaan tiga kerukunan harus simultan.Pembinaan tiga kerukunan tersebut harus simultan dan menyeluruh sebab hakikat ketiga bentuk itu saling berkaitan.
sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: